Senin, 16 Agustus 2010

Diri sendiri ngomong ACFTA atau CAFTA


6ramadhan 1431/ 16 agustus 2010

Dari judul diatas udah terlihat kalo postingan ini mau membahas perdagangan bebas asean dengan china, bukan bermaksud mau ikut campur dalam permasalahan ini, tapi semata-mata karena topik ini bersangkutan dengan skripsiq…(ya sambil menyelam minum air, sambil ngeblog juga sambil tetap fokus ke skripsi heheh :) )

yup untuk melihat fenomena penting ini (menurutq siii), akan lebih fair bila melihat dulu sejarahnya si acfta atau cafta ini..kenapa fair??, karena sebelum kita ngejudje sesuatu hal, akan lebih bijaksana kalau kita sudah faham apa yang kita omongin…yup sedikit intro q rasa cukup, mari kita ngobrol agak serius…

Banyak artikel yang sudah ngebahas tentang sejarah acfta antara lain ini, ini, ini, ini, dan ini. Dari artikel-artikel tadi (memang nggak begitu banyak hanya saja sudah cukup menurut saya) bisa dilihat bila sebenernya acfta adalah suatu kesepakatan pembentukan perdagangan bebas para peserta asean-china summit di Brunei Darussalaam pada november 2001. 

Hal tersebut diikuti dengan penandatanganan Naskah Kerangka Kerjasama Ekonomi (The Framework Agreement on A Comprehensive Economic Cooperation) oleh para peserta ASEAN-China Summit di Pnom Penh pada November 2002, dimana naskah ini menjadi landasan bagi pembentukan ACFTA dalam 10 tahun dengan suatu fleksibilitas diberikan kepada negara tertentu seperi Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam.

Pada bulan November 2004, peserta ASEAN-China Summit menandatangani Naskah Perjanjian Perdagangan Barang (The Framework Agreement on Trade in Goods) yang berlaku pada 1 Juli 2005. Berdasarkan perjanjian ini negara ASEAN 5 (Indonesia, Thailand, Singapura, Philipina, Malaysia) dan China sepakat untuk menghilangkan 90% komoditas pada tahun 2010. Untuk negara ASEAN lainnya pemberlakuan kesepakatan dapat ditunda hingga 2015.

Karena kebijakan ini telah ada cukup lama, dan pilihan untuk membatalkan kerjasama ini berdampak bukan hanya pada china tapi pada perdagangan ke negara-negara asean yaitu: Vietnam, Brunei, Malaysia, Thailand, Filipina, Kamboja, Laos, Singapura, Myanmar..so Tidak ada pilihan selain beradaptasi, dari pada tetap mengeluh lebih baik berbuat sesuatu..mengingat tulisanq yang kemarin “orang yang berbuat sesuatu -betapapun kekurangannya- akan selalu lebih maju daripada orang yang tidak melakukan apa-apa”.

Mungkin baru ini yang bisa q tulis ttg acfta atau cafta ini, insyaAllah tulisan q ini bersambung sesuai dengan pengerjaan skripsi, sedikit-sedikit sambil ngeblog nginget skripsi..:) 

gambar diambil dari sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar